Jumat, Maret 01, 2024

Bagaimanakah konsep keselamatan di Agama Kristen

Tags

 

keselamatan di Agama Kristen

 

 

 1. Bagaimanakah konsep keselamatan di Agama Kristen?

 
Konsep keselamatan dari Alkitab yaitu bahwa karena kasih karunia seseorang diselamatkan oleh imannya melalui Tuhan Yesus Kristus, itu bukan hasil usaha manusia, itu bukan hasil pekerjaan manusia, tetapi pemberian Allah, jangan ada yang memegahkan diri (band. Efesus 2:8-9).


Keselamatan adalah proses dimana seseorang dibebaskan dari penghukuman mati karena dosa, yaitu kematian dan kutukan kekal. Keselamatan termasuk pembenaran terhadap orang berdosa sehingga ia tidak harus menghadapi penghakiman Allah, dibebaskan dari teror kematian, dan diberikan kehidupan kekal sebagai ganti kehancuran kekal. – DR. Sung Wook Chung


Untuk konsep keselamatan bagi kami, keselamatan adalah bertobat dengan tidak melakukan segala hal-hal yang menambah dosa secara pikiran, sikap, perkataan, atau perbuatan yang bertentangan dengan kehendak Allah. Dibebaskan dari segala belenggu dosa dan mengikut jalan Tuhan Yesus Kristus.


Keselamatan Kata ini mengandung makna kemenangan, kesehatan, atau kelangsungan hidup. Kadang Alkitab juga mempergunakan kata diselamatkan atau keselamatan untuk merujuk pada kelepasan fisik yang bersifat sementara, seperti misalnya dilepaskannya Paulus dari penjara (Filipi 1:19).


Lebih sering, kata keselamatan berhubungan dengan kelepasan rohani yang kekal. Ketika Paulus memberitahu kepala penjara Filipi bagaimana dia dapat diselamatkan, Paulus merujuk pada keadaan yang kekal (Kisah 16:30-31). Yesus menyamakan diselamatkan dengan memasuki kerajaan Allah (Matius 19:24-25).


Kita diselamatkan dari apa? Dalam doktrin Kristen mengenai keselamatan, kita diselamatkan dari “murka”; yaitu dari penghakiman Allah terhadap dosa (Roma 5:9;1 Tesalonika 5:9).

 

Dosa telah memisahkan kita dari Allah, sementara konsekuensi dosa adalah kematian (Roma 6:23). Keselamatan dalam Alkitab merujuk pada pelepasan dari konsekuensi dosa dan karena itu termasuk penghapusan dosa. Siapa yang menyelamatkan? Hanya Allah yang dapat menyingkirkan dosa dan
melepaskan kita dari hukuman dosa (2 Timotius 1:9; Titus 3:5).


2. Bagaimana seharusnya respon atau sikap orang Kristen terhadap keselamatan yg telah diterimanya?
 

Dosa membawa pada kematian rohani dan manusia kehilangan keserupaan dengan Allah dan kehilangan kekuasaan atas bumi. Mazmur 51:7 “Sesungguhnya, dalam kesalahan aku diperanakkan, dalam dosa aku dikandung ibuku.” dalam ayat tersebut mengartikan bahwa tidak ada manusia yang tidak berdosa, manusia menjadi pendosa bukan karena ia berbuat dosa, melainkan karena ia adalah pendosa.


Upah dosa ialah maut namun karena Allah ialah kehidupan yang kekal dan dosa hanya membawa kita manusia kepada maut yang kekal. Perbuatan baik yang dilakukan oleh manusia belum tentu bisa menyelamatkan kita dari dosa karena perbuatan baik kita ternoda akan niatan dan motivasi yang tidak murni. Namun, sebagai orang berdosa kita bisa diselamatkan dari hukuman dosa dalam Yohanes 3:16 “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepadaNya tidak binasa, melainkan memperoleh hidup yang kekal.” ini merupakan pernyataan yang luar biasa karena didalam keputusasaan dalam menyikapi dosa yang tidak bisa dihindarkan ada kasih Tuhan yang begitu besar bagi hidup kita orang berdosa.

 

Allah memberikan anak-Nya yang tunggal untuk menebus dosa kita. Roma 10:9-10 “Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari orang mati, maka kamu akan diselamatkan. Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang yang mengaku dan diselamatkan.” Kita sebagai orang Kristen yang memperoleh keselamatan itu perlu mengakui bahwa Yesus adalah juruselamat. Dalam Roma 10:13 “ Barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan, akan diselamatkan.” ayat ini memberi pengertian bahwa hanya Yesus adalah satu-satunya jalan agar kita diselamatkan.


Respon atau sikap yang patut diberikan terhadap keselamatan yang kita berikan yaitu bersyukur dan mendedikasikan hidup kita untuk Tuhan dan memiliki perkataan, hati, dan tindakan yang menunjukkan bahwa kita percaya dan memiliki kebenaran dalam hidup karena keselamatan yang kita peroleh dari Tuhan adalah anugerah. Keselamatan merupakan anugerah yang diberikan kepada kita manusia yang percaya. Dalam Efesus 2:8-9 menjelaskan bahwa anugerah yang telah menyelamatkan kita membawa kita kepada sesuatu yang kekal. Dalam Yohanes 14:1-3 juga menjelaskan bahwa tujuan akhir kita adalah rumah Bapa di Sorga. Anugerah yang kita terima membawa kepada kehidupan dan hubungan yang kekal dengan Bapa, sehingga sebagai orang Kristen kita harus bersyukur dan bersukacita dan menjalankan hidup kita sesuai dengan jalan Tuhan, memiliki hati dan tindakan yang benar, dan memiliki iman dalam Kristus.


3. Dapatkah/bisakah keselamatan yg sdh diterima tersebut hilang atau statusnya menjadi tidak selamat?

 
Pada dasar nya keselamatan yang diterima orang kristen tidak dapat hilang atau menjadi tidak selamat dalam pengajaran Kristen Protestan.Tetapi dalam beberapa pengajaran maupun pemahaman orang Kristen ada beberapa hal yang bisa membuat keselamatan itu terancam yang dimana itu dibuat oleh manusia itu sendiri yang membuat manusia itu harus nya sudah terselamatkan menjadi tidak terselamatkan dan ini beberapa poin yang bisa diambil.

 

 Kurang percaya akan Tuhan Sebagai Juruselamat, adalah salah satu yang bisa mempengaruhi keselamatan kita terancam, biasa dikarenakan kurangnya pendekatan diri dengan Tuhan serta kurang konsisten dalam meminta pertolongan Tuhan mengakibatkan akhirnya manusia bimbang dan akhir nya tidak percaya akan rencana Tuhan. seperti yang dikatakan alkitab pada Matius 17:20 Ia berkata kepada mereka: "Karena kamu kurang percaya. Sebab Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja kamu dapat berkata kepada gunung ini: Pindah dari tempat ini ke sana, maka gunung ini akan pindah, dan takkan ada yang mustahil bagimu.


Menolak dan Melepaskan Tuhan adalah salah satu yang bisa membuat keselamatan kita terancam, karenakan faktor lingkungan ataupun mungkin paksaan maupun godaan dosa yang membuat akhirnya orang yang percaya menjadi bimbang dan nekat meninggalkan Tuhan, dan akibatnya seperti yang dikatakan firman Tuhan pada Yeremia 2:9 “Kejahatanmu akan menghajar engkau, dan kemurtadan mu akan menyiksa engkau! Ketahuilah dan lihatlah, betapa jahat dan pedihnya engkau meninggalkan TUHAN, Allahmu; dan tidak gemetar terhadap Aku”


Tidak taat dan melakukan dosa besar, ini juga yang mempengaruhi keselamatan umat percaya terancam, ini biasa terjadi karena manusia tergoda oleh dosa dan akhirnya berbuat dosa yang dimana dosa itu merusak hubungan Tuhan dengan manusia dan mengakibatkan karena terikat nya dengan nikmat nya dosa menjadi melanggar hukum Tuhan dan menjadi tidak taat. seperti yang dijelaskan pada ayat alkitab Roma 6:16 Apakah kamu tidak tahu, bahwa apabila kamu menyerahkan dirimu kepada seseorang sebagai hamba untuk mentaatinya, kamu adalah hamba orang itu, yang harus kamu taati, baik dalam dosa yang memimpin kamu kepada kematian, maupun dalam ketaatan yang memimpin kamu pada kebenaran?


Kesimpulan
 

Jadi, Keselamatan adalah salah satu dasar dari iman Kristen dan menjadi tujuan utama dalam kehidupan banyak orang Kristen. Ini merupakan topik yang kompleks dan penting dalam teologi Kristen yang memiliki banyak perbedaan pendapat antara manusia dan individu, tetapi inti dari keselamatan adalah iman dalam Kristus sebagai Juruselamat dan kasih karunia Allah yang tak terbatas. Tapi perlu disadari juga oleh umat percaya bahwa bukan berarti sudah pasti selamat bisa berbuat sesuai kehendak sendiri tanpa mengikuti aturan-aturan hukum Tuhan, akibat keegoisan tersebut malah akan membuat keselamatan tersebut terancam


“Karena dia mengasihi-Ku, maka Aku akan menyelamatkannya; Aku akan melindunginya, karena dia mengenal nama-Ku. Dia akan berseru kepada-Ku, dan Aku akan menjawabnya; Aku akan bersamanya dalam kesulitan, Aku akan membebaskannya dan memuliakannya. Dengan umur panjang Aku akan memuaskannya dan menunjukkan kepadanya keselamatan-Ku.” (Mazmur 91:14-16)

Subscribe ke channel ini