Jumat, September 18, 2026

Pelajar SMP Diduga Jadi Korban Hipnotis dan Perampasan di Jalan S.M. Raja Pematangsiantar

Tags

Pelajar SMP Diduga Jadi Korban Hipnotis dan Perampasan di Jalan S.M. Raja Pematangsiantar



PEMATANGSIANTAR — Seorang pelajar SMP Negeri 2 Pematangsiantar diduga menjadi korban aksi hipnotis dan perampasan saat hendak pulang sekolah pada Kamis (17/9/2026) sekitar pukul 13.05 WIB.

Informasi mengenai kejadian tersebut disampaikan melalui unggahan media sosial yang menyebut korban diduga mengalami peristiwa tersebut di kawasan Simpang Tiga Usi, Jalan S.M. Raja, Pematangsiantar.

Diduga Diikuti dari Belakang

Berdasarkan informasi dari pengirim unggahan, korban disebut telah diikuti dari belakang setelah keluar dari gerbang sekolah hingga sampai di kawasan Bundaran Simpang Tiga Usi.

Sesampainya di lokasi, korban diduga mengalami kondisi seperti terhipnotis. Dalam kondisi tersebut, korban disebut mengikuti seseorang yang diduga sebagai pelaku ke arah Kantor Camat Siantar Sitalasari.

Korban kemudian disebut diminta menyerahkan telepon selulernya.

Diduga Dibonceng Menggunakan Sepeda Motor

Setelah itu, korban diduga dibonceng menggunakan sepeda motor Honda Scoopy berwarna abu-abu. Korban kemudian disebut diturunkan di kawasan Simpang MBG, dekat Usi.

Informasi tersebut turut disertai rekaman kamera pengawas (CCTV) yang memperlihatkan situasi lalu lintas di sekitar lokasi pada waktu kejadian.

Namun, rekaman yang beredar belum dapat memastikan secara independen identitas orang yang diduga terlibat maupun rangkaian kejadian secara keseluruhan.

Warga Diimbau Waspada

Peristiwa yang masih berupa dugaan tersebut menjadi perhatian karena melibatkan seorang pelajar yang sedang dalam perjalanan pulang sekolah.

Masyarakat, khususnya orang tua dan pelajar, diimbau untuk tetap waspada ketika berada di perjalanan. Jika mengalami situasi mencurigakan, korban atau saksi dapat segera mencari tempat aman dan menghubungi pihak sekolah, keluarga, maupun kepolisian.

Hingga informasi ini dibuat, keterangan mengenai penanganan resmi dari pihak kepolisian serta perkembangan penyelidikan atas dugaan hipnotis dan perampasan tersebut masih perlu dikonfirmasi lebih lanjut.



Subscribe ke channel ini